Guru menjadi salah satu fasilitaor untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran murid. Pada kesempatan ini, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakartamenyelenggarakan Workshop Penguatan Peran Guru dalam Mendorong Aktivitas Jasmani murid. Fokus materi workshop ini pada Edukasi Pedoman WHO dan Physical Break. Kegiatan ini berfokus pada pemahaman dan implementasi pedoman aktivitas fisik dari World Health Organization (WHO) serta penerapan konsep physical activity break di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diawali dengan sambutan ketua research Kebugaran Jasmani yaitu Dr. Tri Ani Hastuti, M.Pd. Selanjutnya dibuka oleh Bapak Kepala SMP Negeri 15 Yogyakarta, Drs. Siswanto, M.Pd.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pendidikan jasmani dan kesehatan yaitu Dr. Indah Prasetyawati Tri Purnama Sari, M.Or dan Fitria Dwi Andriyani, Ph.D. Sesi pertama pertama dibersamai oleh Dr. Indah Prasetyawati Tri Purnama Sari, M.Or menekankan bahwa aktivitas jasmani memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan fisik, mental, dan sosial murid. Aktivitas fisik adalah proses, sedangkan kebugaran jasmani adalah hasilnya. Guru diajak untuk melakukan aktivitas kebugaran jasmani dengan menerapkan sedikit gerakan di kelas.
Sesi kedua pada workshop ini dibersamai oleh Fitria Dwi Andriyani, Ph.D. yang menyampaikan penerapan Physical Activity Break dalam pembelajaran di kelas. Salah satu strategi yang diperkenalkan dalam workshop ini adalah physical activity break, yaitu jeda aktivitas fisik singkat di sela-sela pembelajaran. Kegiatan ini dapat berupa peregangan, gerakan ringan, atau permainan sederhana yang dilakukan selama 3–5 menit. Para peserta workshop juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung berbagai bentuk activity break yang mudah diterapkan di kelas tanpa memerlukan alat khusus. Foto selengkapnyadapat dilihat melalui tautan berikut. https://www.instagram.com/p/DXtBkT9k0Ta/?igsh=MXE1aHZsd3IxcHZuaw==