YOGYAKARTA – Sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan tersebut, SMP Negeri 15 Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Memahami Risiko Online dan Perlindungan Anak pada Senin, 28 September 2026, pukul 12.30 WIB di Ruang AVA. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Berdaya Bareng, UK International Development, dan British Embassy Jakarta. Sebanyak 30 guru SMP Negeri 15 Yogyakarta mengikuti workshop yang dirancang secara interaktif untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat dihadapi anak ketika beraktivitas di ruang digital.
Dalam kegiatan tersebut, para guru terlibat dalam diskusi kelompok (group discussion) untuk membahas beragam risiko online yang berpotensi dialami anak. Peserta diajak mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memicu munculnya risiko tersebut, sekaligus mendiskusikan langkah-langkah pencegahan dan solusi yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan. Melalui diskusi dan pertukaran gagasan, guru memiliki kesempatan untuk memperkaya wawasan serta membangun pemahaman bersama tentang pentingnya perlindungan anak di era digital. Pengetahuan ini menjadi bekal bagi guru untuk lebih peka terhadap tantangan yang mungkin dihadapi murid, baik ketika berinteraksi di lingkungan sekolah maupun saat menggunakan teknologi digital.
Melalui workshop ini, SMP Negeri 15 Yogyakarta berharap para guru semakin siap menjalankan peran tersebut. Pemahaman yang lebih baik mengenai risiko online diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang ramah anak, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam upaya melindungi murid dari berbagai risiko di dunia digital.
Foto dan video selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: