Info Sekolah
Tuesday, 28 May 2024
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE SMP NEGERI 15 YOGYAKARTA

PROKLAMASI – Tri Eni Ernaningsih, S.Pd.

Monday, 15 August 2022 Oleh : Admin Sekolah

Tetap semangat MERDEKA, sekali merdeka tetap MERDEKA ! Merdeka mengajar juga, Kawan…!!

Setelah melewati pandemi corona, rasa-rasa momentum Hari Kemerdekaan Indonesia menghadirkan banyak cerita, kan?

Yup, awal hal yang bisa kita kisahkan bahwa ternyata negeriku tercinta semakin bertambah tua. Lihat saja usia Indonesia yang sudah 77 tahun. Meski begitu, pandemi corona benar-benar ujian yang sulit, ya. Semua aspek kehidupan kita bergejolak, bahkan isi dompet pun kering hingga terkoyak-koyak.  Hemm……. Kita harus kuat. Bangsa Indonesia itu tangguh, maka sudah sepantasnya semangat juang kita pupuk agar terus bertumbuh. Tiba di Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2022, ada persembahan cerita pendek yang singkat dan inspiratif dari saya.

Mau baca? Mau dong. Mari langsung disimak saja, ya. Mudah-mudahan bisa menjadi landasan pacu untuk lebih mencintai negeri Indonesia. Ada dua kisah perjuangan yang akan saya sajikan dengan situasi, kondisi, keadaan, dan suasana yang berbeda namun berkaitan langsung dengan tema kemerdekaan.

Langsung disimak saja, ya:

Cerita 1

Matahari sudah kembali terbit. Hari itu almanak sudah tanggal 7 Agustus 2022, tapi entah mengapa pak Agus belum kunjung memasang bendera.

Aneh rasanya, padahal para tetangganya bahkan seluruh warga desa sudah memasang bendera merah putih untuk berkibar di depan halaman rumah.

Sehari-hari Pak Agus memang sibuk. Sebagai seorang kurir, setiap saat ia harus pergi ke sana kemari demi mengantarkan paket dan kiriman yang sebelumnya dipesan oleh pembeli secara online.

Tapi, ya, jangankan Pak Agus. Semua orang juga sibuk, kok. Rasanya siapa pun yang tinggal di Bumi Pertiwi tercinta akan tergerak untuk memasang bendera kebangsaan RI untuk menyambut momentum kemerdekaan. Tidak terkecuali, Pak Agus pasti lebih mengerti.

Kebetulan hari itu adalah hari Minggu. Pak Agus diberi libur kerja dan sekarang ia sedang santai bermain dengan anak semata wayangnya yang baru berusia 8 tahun.

Ya, anak beliau adalah seorang laki-laki yang sedang duduk di kelas 3 SD. Namanya Bima.

“Ayah, Ayah. Mengapa kok di halaman rumah kita tidak memasang bendera merah putih? Kan sebentar lagi ada perayaan HUT ke-77 RI?”

“Tidak apa-apa, Nak. Toh sekarang jalan raya sedang sepi karena pandemi corona. Para tetangga juga jarang bertamu. Tambah lagi dengan Ayah, tiap hari Ayah bepergian ke sana kemari. Sudah puas rasanya melihat kibaran bendera.”

“Tapi Bima malu, Ayah! Masa teman-temanku bilang bahwa keluarga kita tidak mau mengenang jasa para pahlawan yang dulu berjuang melawan penjajah.”

“Lho, Bima kan setiap hari Senin melaksanakan upacara, kemudian juga mengheningkan cipta. Semua itu dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan, kan? Cukup. Ayah mau beli cemilan sebentar.”

Lagi-lagi Bima tidak puas dengan jawaban Pak Agus. Dirinya semakin bingung dan gelisah, entah apa alasan yang bakal ia katakan kepada guru maupun teman-temannya.

Ah, sudah! Itu urusan nanti. Bima pun menenangkan hatinya dengan membaca buku motivasi dan kisah perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

Lima belas menit berlalu, Pak Agus pun sudah tiba di rumah sembari membawa sebungkus gorengan. Ketika ingin menyapa Bima, tiba-tiba Sang Ayah terdiam di sudut pintu seraya meneteskan air mata.

Pak Agus tak kuasa mendengar kata demi kata yang dibacakan oleh Bima dengan suara lantang.

“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segitiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat. Tertanda: Ir. Soekarno.”

Ayah sekaligus kurir ini menyadari bahwa dirinya sudah menyombongkan diri, merasa telah berbuat baik, menganggap profesi kurir sebagai seseorang yang paling berjasa di Bumi Indonesia. Padahal, perjuangan para pahlawan dahulu sungguh penuh dengan darah.

Tanpa berpikir panjang, Pak Agus pun segera mencari bendera merah putih yang selama ini tersimpan di lemari.

Bendera tersebut ternyata masih baru dan warnanya sangat cerah. Tapi sayang, karena tidak disilakan berkibar penampilannya jadi lusuh. Bukan lusuh warna benderanya, tapi hati Pak Agus. Lusuhnya bendera bisa dibersihkan dengan cara dicuci, tapi lusuhnya hati siapa yang tahu. Butuh kerelaan untuk memahami, menghargai, merenungi, dan menghayati nilai-nilai kemerdekaan Indonesia. Salam Merdeka!

Lima belas menit berlalu, Pak Agus pun sudah tiba di rumah sembari membawa sebungkus gorengan. Ketika ingin menyapa Bima, tiba-tiba Sang Ayah terdiam di sudut pintu seraya meneteskan air mata.

Pak Agus tak kuasa mendengar kata demi kata yang dibacakan oleh Bima dengan suara lantang.

“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segitiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat. Tertanda: Ir. Soekarno.”

Ayah sekaligus kurir ini menyadari bahwa dirinya sudah menyombongkan diri, merasa telah berbuat baik, menganggap profesi kurir sebagai seseorang yang paling berjasa di Bumi Indonesia. Padahal, perjuangan para pahlawan dahulu sungguh penuh dengan darah.

Tanpa berpikir panjang, Pak Agus pun segera mencari bendera merah putih yang selama ini tersimpan di lemari. Bendera tersebut ternyata masih baru dan warnanya sangat cerah. Tapi sayang, karena tidak disilakan berkibar penampilannya jadi lusuh.

Bukan lusuh warna benderanya, tapi hati Pak Agus. Lusuhnya bendera bisa dibersihkan dengan cara dicuci, tapi lusuhnya hati siapa yang tahu. Butuh kerelaan untuk memahami, menghargai, merenungi, dan menghayati nilai-nilai kemerdekaan Indonesia. Salam Merdeka!

Cerita 2

Walau begitu, sungguh tak mengapa. Sampah dan kotornya tepi jalan menjadi ladang rezeki bagi wanita tua itu. Ia merasa beruntung dan merdeka walau hanya bekerja sebagai tukang sapu jalan.

Setidaknya, ia bisa selalu bangun pagi. Jauh sebelum pagi, tepatnya saat fajar akan membuka mata. Wanita tua itu merasa sehat, dan hatinya juga semakin cerah ketika melihat sudut-sudut jalan yang semakin bersih.

Baginya, tepi jalan yang bersih adalah bagian dari kemerdekaan. Wanita tua itu merasa iri dengan para pahlawan yang berjuang siang-malam pagi-petang bermodalkan bambu runcing hingga bertumpah darah, sedangkan dirinya? Hanya bermodalkan sapu yang setiap hari lidinya terus bertambah patah.

Tiada alasan baginya untuk mengeluh. Setidaknya, kucuran keringat saat menyapu di tepi jalan adalah salah satu perjuangan kemerdekaan yang bisa ia lakukan. Setidaknya untuk saat ini.

Salam Merdeka!

***

Kedua cerpen tersebut mengisahkan tentang betapa pentingnya kemerdekaan.dan perjuangan. Maka dari itu, sudah sepatutnya kita bersyukur serta melanjutkan cita-cita para pahlawan bangsa.

Salam Sehat dan Merdeka !!.

 

Merah Putih

Di bawah kibaran merah putih
bayangnya berdansa dengan pasir yang kupijak
melekuk, meliuk, menggelora

Aku tersimpuh

Di bawah naungan merah putih
yang enggan turun, enggan layu
setelah lama badai menghujamnya

Aku bangkit

Mencari pijakan yang kuat
menepis debu yang menggelayutiku
menebalkan lagi tapak kakiku
ini waktuku berdiri!

Tak lagi aku lengah, takkan..!!
ini tanah bukan tanah tanpa darah
ia terhampar bukan tanpa tangis
terserak cecer tiap partikel mesiu di sana

Jika pada patahan waktu yang lalu
aku bersembunyi, berkarung
pada lipatan detik ini, aku bukanlah kemarin
aku adalah detik ini, aku akan menjadi esok

Aku terhuyung
memegang erat tiang merah putih
aku memanjat asa, memupuk tekad
Indonesia, pegang genggam beraniku

No Comments

Tinggalkan Komentar

 

Mading Sekolah

 

 

 

Video Terbaru

Follow Us

  • Selamat kepada ananda Aundra Altafiano Ardhana kelas VIII A atas prestasinya sebagai Juara 1 Catur Kategori Putra C pada Kejuaraan Kabupaten Sleman Tahun 2024.

#widyawiditajuara #smpn15yk #mabelta #mabeltahebat
  • Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. 

"Bangkit untuk Indonesia Emas"

#smpn15k #mabelta #mabeltahebat #harkitnas
  • Jum’at, 17 Mei 2024
SMPN 15 Yogyakarta mengadakan jum’at karakter jum’at sehat dengan melaksanakan jalan santai
Dengan jalan santai diharapkan seluruh warga sekolah selalu menjalankan hidup sehat dengan olahraga
  • 16 Mei 2024 - Telah terlaksana studi tiru pengawas jenjang SD SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka Utara di SMP Negeri 15 Yogyakarta
  • Selamat melaksanakan Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah untuk peserta didik kelas IX. Semoga memperoleh hasil terbaik. SIAP ASPD 2024!
#mabelta #mabeltahebat #smpn15yk #aspd2024 #siapaspd2024
  • MATEMATIKA ITU MUDAH
Mari kita doakan agar teman-teman kita kelas 9 angkatan 2024 ini bisa melewati ujian ASPD dengan hasil yang maksimal
Aamiin 🙏
  • #smpn15yk #widyawiditaagenda #mabelta #mabeltahebat
  • Sosialisasi Menu B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) pada Makanan yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 15 Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta didik kelas 7 dan 8 yang mewakili kelas masing-masing. Peserta didik memperoleh pengetahuan tentang menu makanan seimbang yang disampaikan oleh narasumber pertama, Bapak drh. Supriyanto (Dokter Hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta). Pada sesi kedua membahas tentang penyakit-penyakit yang dipicu oleh makanan dan pola makan tidak sehat yang disampaikan oleh Ibu Isti Suryani, DCN, M.Kes (dosen Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

#smpn15yk #mabelta #mabeltahebat #sosialisasib2sa
  • Upacara Bendera Memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2024. Bergerak bersama, lanjutkan Merdeka Belajar ✨

#mabelta #smpn15yk #mabeltahebat #hardiknas #2024
Selamat kepada ananda Aundra Altafiano Ardhana kelas VIII A atas prestasinya sebagai Juara 1 Catur Kategori Putra C pada Kejuaraan Kabupaten Sleman Tahun 2024.

#widyawiditajuara #smpn15yk #mabelta #mabeltahebat
Selamat kepada ananda Aundra Altafiano Ardhana kelas VIII A atas prestasinya sebagai Juara 1 Catur Kategori Putra C pada Kejuaraan Kabupaten Sleman Tahun 2024. #widyawiditajuara #smpn15yk #mabelta #mabeltahebat
2 days ago
View on Instagram |
1/9
Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. 

"Bangkit untuk Indonesia Emas"

#smpn15k #mabelta #mabeltahebat #harkitnas
Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. "Bangkit untuk Indonesia Emas" #smpn15k #mabelta #mabeltahebat #harkitnas
1 week ago
View on Instagram |
2/9
Jum’at, 17 Mei 2024 SMPN 15 Yogyakarta mengadakan jum’at karakter jum’at sehat dengan melaksanakan jalan santai Dengan jalan santai diharapkan seluruh warga sekolah selalu menjalankan hidup sehat dengan olahraga
2 weeks ago
View on Instagram |
3/9
16 Mei 2024 - Telah terlaksana studi tiru pengawas jenjang SD SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka Utara di SMP Negeri 15 Yogyakarta
2 weeks ago
View on Instagram |
4/9
Selamat melaksanakan Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah untuk peserta didik kelas IX. Semoga memperoleh hasil terbaik. SIAP ASPD 2024!
#mabelta #mabeltahebat #smpn15yk #aspd2024 #siapaspd2024
Selamat melaksanakan Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah untuk peserta didik kelas IX. Semoga memperoleh hasil terbaik. SIAP ASPD 2024! #mabelta #mabeltahebat #smpn15yk #aspd2024 #siapaspd2024
2 weeks ago
View on Instagram |
5/9
MATEMATIKA ITU MUDAH Mari kita doakan agar teman-teman kita kelas 9 angkatan 2024 ini bisa melewati ujian ASPD dengan hasil yang maksimal Aamiin 🙏
3 weeks ago
View on Instagram |
6/9
#smpn15yk #widyawiditaagenda #mabelta #mabeltahebat
#smpn15yk #widyawiditaagenda #mabelta #mabeltahebat
#smpn15yk #widyawiditaagenda #mabelta #mabeltahebat
#smpn15yk #widyawiditaagenda #mabelta #mabeltahebat
4 weeks ago
View on Instagram |
7/9
Sosialisasi Menu B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) pada Makanan yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 15 Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta didik kelas 7 dan 8 yang mewakili kelas masing-masing. Peserta didik memperoleh pengetahuan tentang menu makanan seimbang yang disampaikan oleh narasumber pertama, Bapak drh. Supriyanto (Dokter Hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta). Pada sesi kedua membahas tentang penyakit-penyakit yang dipicu oleh makanan dan pola makan tidak sehat yang disampaikan oleh Ibu Isti Suryani, DCN, M.Kes (dosen Poltekkes Kemenkes Yogyakarta). #smpn15yk #mabelta #mabeltahebat #sosialisasib2sa
4 weeks ago
View on Instagram |
8/9
Upacara Bendera Memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2024. Bergerak bersama, lanjutkan Merdeka Belajar ✨ #mabelta #smpn15yk #mabeltahebat #hardiknas #2024
4 weeks ago
View on Instagram |
9/9

SMPN 15 Yogyakarta

RELIGIUS, BERPRESTASI, PEDULI , DAN BERWAWASAN IPTEK

Kontak Sekolah

  • Jl. Tegal Lempuyangan No 61, Yogyakarta
  • (0274) 512912 (Office)
  • mabelta@smpn15yk.sch.id

Sosial Media

Agenda Kegiatan

02
Feb 2024
31
Jan 2024