Komitmen SMP Negeri 15 Yogyakarta dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, inklusif, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat melalui berbagai langkah nyata. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan Duta Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual.
Sebanyak 30 murid secara resmi dikukuhkan sebagai Duta Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual pada Rabu, 2 September 2026. Pelantikan dilakukan oleh Kepala SMP Negeri 15 Yogyakarta sebagai bentuk kepercayaan sekolah kepada peserta didik untuk turut mengambil peran dalam membangun budaya sekolah yang positif.
Pengukuhan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol dimulainya peran para duta sebagai pelopor budaya saling menghargai, peduli, dan saling menjaga. Para duta diharapkan mampu menjadi contoh bagi teman-temannya dalam menciptakan hubungan pertemanan yang sehat serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan dan kekerasan seksual.
Para Duta Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual juga diharapkan dapat membantu mengedukasi teman sebaya mengenai pentingnya saling menghormati, menjaga batas diri, menghargai perbedaan, serta membangun komunikasi yang sehat. Dalam menjalankan perannya, para duta diharapkan senantiasa mengedepankan sikap empati dan mengarahkan persoalan kepada guru atau pihak sekolah yang berwenang sehingga setiap permasalahan dapat ditangani secara tepat.
Program ini menjadi bagian dari upaya SMP Negeri 15 Yogyakarta dalam memperkuat budaya sekolah yang ramah anak dan berorientasi pada perlindungan peserta didik. Sekolah menyadari bahwa terciptanya lingkungan yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab guru dan tenaga kependidikan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah.
Ke depan, keberadaan para duta diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan positif di lingkungan sekolah. Dengan semangat peduli, berani bersuara, saling menghargai, dan saling melindungi, SMP Negeri 15 Yogyakarta terus melangkah menuju terwujudnya sekolah yang aman, nyaman, ramah, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Foto selengkapnya dapat dilihat melalui tautan berikut: