YOGYAKARTA — Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekhusyukan mewarnai kegiatan Gladi Rohani yang diikuti oleh para murid Kristiani kelas 7, 8, dan 9 SMPN 15 Yogyakarta pada Jumat, 18 September 2026. Mengusung fokus utama pada penguatan komunitas (community building) dan pengembangan spiritualitas, rangkaian kegiatan ini menjadi ruang pertumbuhan iman sekaligus pemersatu antarjenjang bagi para siswa.
Perjalanan spiritual yang dipenuhi energi positif ini dimulai sejak langkah awal keberangkatan. Di sepanjang perjalanan menuju kawasan peziarahan Gua Maria Sendangsono, Kulon Progo, para peserta diajak mengikuti berbagai game edukatif dan seru yang dirancang khusus untuk mengolah rasa. Melalui simulasi permainan interaktif tersebut, para siswa dilatih untuk mengasah empati, meningkatkan kepekaan sosial, mempererat komunikasi, serta membangun rasa saling percaya dan persaudaraan antar sesama teman sekolah.
Keceriaan dan keakraban yang terjalin selama perjalanan menjadi fondasi yang indah sebelum memasuki puncak acara di Gua Maria Sendangsono. Sesampainya di lokasi peziarahan yang asri dan tenang, suasana berangsur hening dan khidmat.
Di hadapan Bunda Maria, para siswa mendapatkan kesempatan berharga untuk melakukan me time—sebuah momen refleksi pribadi yang mendalam. Dalam keheningan tersebut, masing-masing murid memanjatkan doa, merenungkan perjalanan hidup dan studi mereka, serta memperbarui komitmen spiritual mereka kepada Tuhan.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga merajut kebersamaan dan rasa saling peduli di antara sesama siswa Kristiani lintas kelas di SMPN 15 Yogyakarta.”
Melalui kegiatan Gladi Rohani ini, diharapkan para murid Kristiani SMPN 15 Yogyakarta tidak hanya kembali ke sekolah membawa kenangan manis dan keceriaan, tetapi juga membawa semangat baru, karakter yang makin mantap, serta iman yang semakin teguh dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Foto dan video selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: